Rapat Kerja YPPH Depok Teguhkan Transformasi Menuju Pesantren Tahfidz di Kota Depok yang Bermutu dan Mandiri
Depok — Yayasan Pondok Pesantren Hidayatullah (YPPH) Depok menggelar Rapat Kerja Yayasan dengan tema “Konsolidasi Jati Diri dan Transformasi Amal Usaha Menuju YPPH Depok Bermutu, Mandiri, dan Berpengaruh”, pada Selasa, 4 Sya’ban 1447 H bertepatan dengan 23 Januari 2026 M. Kegiatan ini berlangsung di Aula Abdullah Said, Pondok Pesantren Hidayatullah Depok, salah satu rujukan pesantren tahfidz di Kota Depok.
Konsolidasi dan Penguatan Arah Lembaga
Rapat kerja ini diselenggarakan sebagai upaya strategis untuk memperkuat jati diri kelembagaan serta menyelaraskan visi, misi, dan arah pengembangan amal usaha YPPH Depok. Melalui forum ini, yayasan menegaskan komitmennya dalam membangun sistem pendidikan dan dakwah yang berkualitas, mandiri secara kelembagaan, serta memiliki pengaruh positif di tengah masyarakat.
Selain itu, raker menjadi momentum evaluasi sekaligus perencanaan program jangka pendek dan menengah, baik pada unit pendidikan maupun nonpendidikan, guna menjawab tantangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai kepesantrenan.
Berlangsung Khidmat dan Penuh Antusias
Rapat kerja berlangsung dengan khidmat dan penuh antusiasme. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh seluruh unsur pembina, pengawas, pengurus yayasan, serta perwakilan struktur unit pendidikan dan nonpendidikan, dengan total peserta 54 orang.
Dalam raker tahun ini di hadiri dewan pembina yaiitu
- Ust. Hamim Thohari (Ketua Pembina)
- Ust. Abu ‘Ala Abdullah
- Ust. Ir. Chandra
- Ust. Dr. Dudung Amadung Abdullah
Sementara dari unsur pengawas:
- Ust. Ir. Musafir, M.M. (Ketua Pengawas)
- Ust. Ahmad Andi Suhendar, S.Pd. (Anggota Pengawas)
Dalam raker ini juga dilakukan perombakan struktur departemen, serta pembacaan sejumlah Surat Keputusan (SK) terkait penataan unit dan penguatan kinerja organisasi.
Sambutan Ketua Yayasan: Menuju Pesantren Bermutu dan Berpengaruh
Ketua Yayasan Pondok Pesantren Hidayatullah Depok, Ust. M. Ali Busro, M.M., dalam sambutannya menyampaikan bahwa rapat kerja ini merupakan langkah penting dalam memastikan seluruh elemen yayasan bergerak dalam satu barisan visi.
“Rapat kerja ini menjadi momentum untuk memperkuat konsolidasi, memperjelas peran, serta meningkatkan kualitas pengelolaan lembaga. Harapannya, YPPH Depok mampu melahirkan sistem pendidikan yang bermutu, mandiri, dan berpengaruh, sekaligus mengokohkan perannya sebagai pesantren tahfidz di Kota Depok yang memberi manfaat luas bagi umat,” ungkapnya.
Ia juga berharap hasil raker ini dapat diimplementasikan secara nyata, bukan hanya menjadi dokumen, tetapi benar-benar hidup dalam kinerja dan budaya kerja seluruh unsur yayasan.
Taujih Ketua Pembina: Rejuvenasi dan Semangat Amanah
Rapat kerja semakin bermakna dengan taujih dari Ust. Hamim Thohari, selaku Ketua Pembina. Dalam arahannya, beliau menekankan pentingnya rejuvenasi (penyegaran) dalam mengemban amanah perjuangan.
“Rejuvenasi bukan sekadar pergantian struktur, tetapi pembaruan semangat, pola pikir, dan kesungguhan dalam bekerja. Amanah ini harus dijaga dengan keikhlasan, profesionalitas, dan ruh perjuangan agar pesantren terus relevan dan berdampak,” tutur beliau.
Beliau juga mengingatkan bahwa kekuatan pesantren tidak hanya terletak pada program, tetapi pada kesatuan niat dan komitmen para pengelolanya.
Meneguhkan Peran Pesantren Tahfidz di Kota Depok
Melalui rapat kerja ini, YPPH Depok meneguhkan langkah transformasi menuju lembaga yang adaptif, profesional, dan tetap berakar pada nilai-nilai Islam. Dengan konsolidasi yang kuat dan semangat kebersamaan, Pondok Pesantren Hidayatullah Depok optimistis dapat terus berkembang sebagai pesantren tahfidz di Kota Depok yang unggul dalam pendidikan, dakwah, dan pengabdian kepada masyarakat.
BMH Raih Tiga Penghargaan Indonesia Fundraising Award 2025,
21 jam yang lalu
Abdullah Said dan Kepemimpinan Kaderisasi
1 hari yang lalu
Keutamaan Bulan Sya’ban dan Amalan yang Dianjurkan
3 hari yang lalu